MUARA TEWEH – Kabupaten Barito Utara kembali membuktikan kapasitasnya sebagai daerah yang mampu mengelola kegiatan berskala provinsi dengan baik melalui suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Hadis (MTQH) ke-XXXIII dan Festival Tandak Intan ke-XII.
Dua agenda tersebut berlangsung tertib, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Anggota DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang kembali menunjuk Barito Utara sebagai tuan rumah.
Menurutnya, hal ini menjadi indikator bahwa daerah semakin siap dan profesional dalam penyelenggaraan event besar yang melibatkan banyak pihak.
“Kami menyambut baik kepercayaan ini. Suksesnya MTQH dan Festival Tandak Intan menjadi bukti bahwa Barito Utara memiliki kesiapan sumber daya dan koordinasi yang solid,” ujar Rosi Wahyuni, Rabu (26/11/2025).
Ia menuturkan, MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana membangun semangat religius masyarakat serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan sosial.
Di sisi lain, Festival Tandak Intan berperan penting dalam menjaga eksistensi seni budaya lokal agar tetap lestari dan dikenal generasi muda.
“Pelaksanaan dua kegiatan ini memberikan dampak luas, mulai dari peningkatan kesadaran religius hingga pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan tamu tentu memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal,” jelasnya.
Rosi juga menambahkan bahwa rencana kedatangan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf ke Muara Teweh menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat.
Kehadiran ulama kharismatik tersebut dinilai sebagai momentum memperkuat suasana keagamaan serta menambah daya tarik wilayah Barito Utara di mata publik.
“Dengan sinergi yang terus terjaga antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, kami berharap Barito Utara semakin dikenal sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda penting,” pungkasnya. (red/adv)













