KUALA KAPUAS, KALTENGSATUNUSANTARA. CO. ID – Di Desa Jakatan Masaha, Kecamatan Mandau Talawang, denyut pembangunan tak lagi hanya bergantung pada pemerintah. Perlahan, peran dunia usaha ikut mengisi celah kebutuhan warga yang belum sepenuhnya terjangkau program daerah.
Sekretaris Daerah Kapuas, Usis I Sangkai, mengatakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) mulai menunjukkan hasil nyata.
Menurut dia, kolaborasi ini berjalan atas arahan Bupati Muhammad Wiyatno yang mendorong keterlibatan lintas sektor dalam percepatan pembangunan.
“Perusahaan hadir saat usulan masyarakat belum sepenuhnya bisa terakomodasi oleh pemerintah. Di sinilah peran dunia usaha mengambil bagian,” kata Usis, Jumat, 1 Mei 2026.
Laporan dari pemerintah desa dan kecamatan menyebutkan, PT Dwie Warna Karya telah merealisasikan sejumlah program di wilayah tersebut. Kegiatannya sederhana, namun berdampak langsung: memperbaiki drainase dan menimbun akses menuju musala yang sebelumnya sulit dilalui.
Bagi warga desa, infrastruktur kecil semacam itu bukan perkara sepele. Drainase yang berfungsi mengurangi genangan, sementara akses ke tempat ibadah menjadi lebih layak digunakan.
Usis menilai, kolaborasi semacam ini menjadi kunci mempercepat pembangunan, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Dengan keterlibatan dunia usaha, kebutuhan dasar masyarakat bisa dijawab lebih cepat dan merata.
Langkah ini, kata Usis, sejalan dengan visi Kapuas Bersinar mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.
“Ini bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” uangkap Usis.
Pemerintah Kabupaten Kapuas pun menyampaikan apresiasi kepada perusahaan tersebut. Selain perbaikan drainase dan akses musala, dukungan juga diberikan untuk SMP Satu Atap di desa itu. (putra)













